TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan resmi menggelar Lomba Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Putra dan Putri Tingkat Kota Antar Kecamatan Tahun 2026. Kompetisi sepak bola antarpelajar tersebut berlangsung pada 17, 18, dan 20 Juni 2026 di Stadion Datu Adil Tarakan dan diikuti perwakilan dari sejumlah kecamatan di Kota Tarakan.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, ST., M.Sc. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh peserta menjadikan ajang GSI sebagai sarana untuk mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter positif melalui olahraga.
Menurut Tamrin, kompetisi tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi para pelajar untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat juang. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga persaudaraan selama pertandingan berlangsung.
“Menang adalah prestasi, namun sportivitas adalah kehormatan. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga persaudaraan, dan jadilah generasi yang membanggakan Kota Tarakan,” ujarnya saat membuka kegiatan, Selasa (17/6).
Ia menjelaskan, Gala Siswa Indonesia merupakan salah satu program yang tidak hanya bertujuan mencari bibit-bibit atlet berprestasi di cabang olahraga sepak bola, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter peserta didik. Melalui kompetisi tersebut, para pelajar diharapkan dapat belajar mengenai pentingnya kerja sama, tanggung jawab, serta menghargai lawan dan keputusan wasit.
Tamrin menambahkan, olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan generasi muda yang sehat, tangguh, dan memiliki daya saing. Oleh sebab itu, Disdik Kota Tarakan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Tidak semua prestasi lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari lapangan olahraga yang mampu mengajarkan banyak nilai kehidupan,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, GSI juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpelajar dari berbagai kecamatan di Kota Tarakan. Interaksi yang terjalin selama pertandingan diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
Para peserta yang tampil pada tingkat kota nantinya berkesempatan untuk mewakili Kota Tarakan pada jenjang kompetisi berikutnya. Karena itu, setiap tim diharapkan dapat menampilkan permainan terbaik dan menjaga nama baik sekolah maupun daerah masing-masing.
Pelaksanaan GSI SMP Putra-Putri Tingkat Kota Antar Kecamatan Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung pengembangan karakter dan potensi peserta didik secara menyeluruh.
“Menang adalah prestasi, namun sportivitas adalah kehormatan. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga persaudaraan, dan jadilah generasi yang membanggakan Kota Tarakan,” pungkas Tamrin.













