Rabu, Juli 22, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Tarakan

Dukung Gerakan Razia LGBT, FPI Sebut Tarakan Darurat Boti

Redaksi by Redaksi
21 Juli 2026
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Tarakan menegaskan keikutsertaannya dalam aksi konvoi penolakan LGBT beberapa waktu lalu sebatas memberikan dukungan terhadap aspirasi masyarakat. Organisasi tersebut menyatakan bukan sebagai penggagas maupun koordinator kegiatan.

Ketua FPI Kota Tarakan Ahmad Irwan mengatakan, organisasinya bergabung setelah mengetahui adanya ajakan aksi dari kelompok masyarakat yang mendorong pemerintah daerah segera menyelesaikan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) terkait LGBT.

“Kami kemarin ikut gabung saja setelah melihat posternya. Itu bentuk reaksi masyarakat. Kami bukan koordinator, karena memang sudah ada penggagasnya. Kami hanya ikut mendukung,” ujarnya, Senin (20/7).

Ia menegaskan, sejak awal peserta aksi telah diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum. Menurutnya, konvoi dilakukan sebagai bentuk penyampaian pendapat secara damai, tanpa disertai tindakan kekerasan.

“Kami tegaskan sejak awal tidak ada kekerasan. Tidak ada mengejar, memukul ataupun tindakan anarkistis. Kami hanya keliling membawa tulisan sebagai bentuk penolakan. Itu bentuk unjuk rasa dan penyampaian aspirasi,” katanya.

Ahmad Irwan menilai anggapan yang mengaitkan aksi tersebut dengan tindakan main hakim sendiri tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menyebut kegiatan berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

“Mungkin mereka melihat kejadian di luar daerah yang sampai ada kekerasan. Sementara yang kami ikuti di Tarakan tidak seperti itu. Sebelum berangkat kami sudah tegaskan tidak boleh ada tindakan kekerasan. Kepolisian sempat menghubungi kami. Mereka juga ikut mengawal konvoi supaya berjalan aman. Memang seharusnya ada surat pemberitahuan karena melibatkan banyak orang, tetapi saat itu waktunya cukup mepet,” jelasnya.

Ia menambahkan, FPI bersama sejumlah organisasi masih melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah selanjutnya. Salah satu agenda yang akan didorong adalah meminta pemerintah daerah dan DPRD Kota Tarakan mempercepat pembahasan Perda terkait LGBT.

“Kami masih konsolidasi. Kalau memang diperlukan nanti ada aksi damai untuk mendorong pemerintah dan DPRD agar lebih serius membahas regulasi. Semua tentu dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Previous Post

Disdik Tarakan Matangkan Persiapan Sekolah Nasional Terintegrasi

Next Post

Komunitas Senam Bergerak Benuanta Audiensi dengan Kadispora Kaltara

Redaksi

Redaksi

Next Post

Komunitas Senam Bergerak Benuanta Audiensi dengan Kadispora Kaltara

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Komunitas Senam Bergerak Benuanta Audiensi dengan Kadispora Kaltara

21 Juli 2026

Dukung Gerakan Razia LGBT, FPI Sebut Tarakan Darurat Boti

21 Juli 2026

Disdik Tarakan Matangkan Persiapan Sekolah Nasional Terintegrasi

21 Juli 2026

Sekprov Buka PKA Angkatan IX Kaltara 2026, Tekankan Peran Administrator sebagai Penggerak Perubahan

21 Juli 2026

Recent News

Komunitas Senam Bergerak Benuanta Audiensi dengan Kadispora Kaltara

21 Juli 2026

Dukung Gerakan Razia LGBT, FPI Sebut Tarakan Darurat Boti

21 Juli 2026

Disdik Tarakan Matangkan Persiapan Sekolah Nasional Terintegrasi

21 Juli 2026

Sekprov Buka PKA Angkatan IX Kaltara 2026, Tekankan Peran Administrator sebagai Penggerak Perubahan

21 Juli 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com