TARAKAN – Kondisi cuaca yang belakangan berubah-ubah mendorong Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengambil langkah sederhana untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan. Melalui aksi sosial, sebanyak 1.000 masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian Kota Tarakan, terutama mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua Karang Taruna Provinsi Kaltara Wiwit Susanto tersebut dilaksanakan pada Rabu (27/8). Masker dibagikan kepada pengendara, pedagang, dan masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian terhadap risiko paparan debu, polusi udara hingga penyakit saluran pernapasan.
Wiwit Susanto mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari kepedulian pemuda terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Menurutnya, masih banyak warga yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan pelindung, sementara kondisi cuaca belakangan cukup tidak menentu.
“Kami melihat banyak warga yang masih beraktivitas tanpa pelindung, apalagi dengan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini. Masker ini sederhana, tapi semoga bisa membantu melindungi dari debu, polusi, dan ISPA,” ujar Wiwit saat ditemui di lokasi pembagian.
Ia menyebut penggunaan masker merupakan salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menganggap remeh perlindungan diri, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Wiwit juga mengajak masyarakat membangun kesadaran menjaga kesehatan sejak dini. Menurutnya, kepedulian terhadap kesehatan tidak seharusnya baru muncul ketika seseorang sudah mengalami sakit.
“Jangan tunggu sakit baru peduli. Mari kita sama-sama jaga diri dan keluarga. Pemuda harus jadi garda terdepan dalam hal-hal positif seperti ini,” lanjutnya.
Aksi pembagian 1.000 masker tersebut turut mendapat dukungan Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati. Kehadiran Karang Taruna di tengah masyarakat mendapat respons positif, terutama dari warga yang menerima masker secara langsung.
Bagi Karang Taruna Kaltara, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya mendorong peran pemuda agar lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Wiwit menegaskan kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan dengan menyasar berbagai kebutuhan masyarakat. Ia berharap kehadiran Karang Taruna dapat memberikan manfaat secara langsung dan menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bagian dari pengabdian kami dan tentu ke depan kegiatan sosial seperti ini akan terus kami lakukan,” tutup Wiwit.












