TANJUNG SELOR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membuka ruang kolaborasi bersama Karang Taruna Kaltara untuk memperkuat program pemberdayaan dan pengembangan kepemudaan. Sinergi tersebut diarahkan agar program yang disusun dapat memberikan ruang lebih luas bagi pemuda untuk berkembang dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Hal itu dibahas saat Dispora Kaltara menerima kunjungan silaturahmi Ketua Karang Taruna Provinsi Kaltara bersama jajaran pengurus di Ruang Rapat Kepala Dispora Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (13/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Karang Taruna memaparkan sejumlah rencana program yang akan dilaksanakan sepanjang 2026. Program tersebut berkaitan dengan pemberdayaan, kreativitas serta penguatan peran pemuda di tengah masyarakat.
Dispora Kaltara menyambut positif rencana tersebut. Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dinilai dapat memperkuat pelaksanaan program karena organisasi tersebut memiliki peran langsung di tengah masyarakat.
“Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk menyelaraskan program pemberdayaan dan pengembangan kepemudaan di Kalimantan Utara,” tulis Dispora Kaltara dalam unggahan di media sosialnya.
Menurut Dispora Kaltara, sinergi pemerintah dengan organisasi kepemudaan perlu terus diperkuat. Pemuda tidak hanya menjadi sasaran program, tetapi juga perlu dilibatkan dalam proses pelaksanaan berbagai kegiatan kepemudaan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas dan kemandirian. Peran pemuda juga diharapkan semakin besar dalam mendukung pembangunan di daerah.
“Sinergi antara pemerintah dan Karang Taruna dinilai penting untuk membuka lebih banyak ruang bagi pemuda agar tumbuh mandiri, produktif, berdaya saing, serta mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah,” lanjut keterangan Dispora Kaltara.
Pertemuan itu sekaligus mempertegas posisi organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis pemerintah. Karang Taruna diharapkan dapat membantu menerjemahkan berbagai kebijakan dan program kepemudaan hingga dapat dirasakan langsung masyarakat.
Karena itu, pembahasan program tidak hanya diarahkan pada pertemuan formal, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah dan kegiatan yang memiliki manfaat bagi generasi muda Kaltara.
“Bukan sekadar bertemu, tetapi menyatukan langkah agar program kepemudaan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh generasi muda Kalimantan Utara,” pungkas keterangan tersebut.












