Kamis, November 5, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Kaltara

Produksi Udang Binaan M4CR Naik Lima Kali Lipat, Akses Ekspor Belum Terbuka

Redaksi by Redaksi
4 November 2026
in Kaltara
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Peningkatan produksi belum sepenuhnya menjamin kesejahteraan pembudidaya. Hal itu menjadi tantangan yang masih dihadapi kelompok masyarakat binaan program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) di Kalimantan Utara (Kaltara). Di tengah kenaikan volume produksi udang hingga rata-rata lima kali lipat, akses untuk menembus pasar ekspor justru belum dapat diperluas secara optimal.

Persoalan pemasaran menjadi perhatian karena potensi udang Kaltara sebenarnya sudah dikenal di pasar internasional. Bahkan, aktivitas pengiriman hasil perikanan ke luar negeri telah berlangsung sebelum M4CR hadir. Hanya saja, belum semua kelompok pembudidaya memiliki akses dan pola kemitraan yang dapat mendukung pemasaran secara lebih luas.

Coastal Enterprise Coordinator M4CR, Nugroho Sulistyo mengatakan, ekspor udang dari Kaltara bukan sepenuhnya aktivitas baru yang muncul setelah program berjalan. Sejumlah masyarakat bahkan telah melakukan perdagangan ke luar negeri secara tradisional.

“Secara tradisional, mereka sebenarnya sudah melakukan ekspor. Hanya saja, kami belum mencatat seluruh aktivitas tersebut. Banyak juga kelompok di luar binaan kami yang sudah melakukannya,” kata Nugroho.

Ia menjelaskan, salah satu modal yang dimiliki udang Kaltara adalah karakteristik produk budidayanya. Penggunaan pakan yang relatif sedikit membuat udang dari daerah ini memiliki citra tersendiri di kalangan pembeli luar negeri. Kondisi tersebut dinilai bisa menjadi keunggulan untuk memperkuat posisi produk perikanan Kaltara di pasar ekspor.

“Udang dari Kaltara dikenal dan disukai pasar luar negeri karena dianggap sebagai udang organik, dengan penggunaan pakan yang tidak terlalu banyak. Ini merupakan nilai tambah bagi produk kita,” jelasnya.

Meski potensi pasar sudah tersedia, persoalan berikutnya adalah bagaimana memastikan kelompok pembudidaya dapat terhubung dengan jaringan perdagangan internasional. M4CR telah mencoba mendata kelompok yang berpeluang mendapatkan fasilitasi ekspor, sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama dengan sejumlah perusahaan eksportir.

Namun, upaya tersebut tidak sesederhana mempertemukan pembudidaya dengan perusahaan pembeli. Nugroho mengungkapkan, sebagian kelompok binaan ternyata telah mempunyai badan usaha sendiri. Keberadaan perusahaan yang dikelola kelompok tersebut membuat skema kemitraan dengan eksportir lain perlu disesuaikan.

“Kami terus mencoba membangun kerja sama dengan beberapa perusahaan eksportir. Namun, ada beberapa hambatan yang membuat upaya fasilitasi tersebut belum terlaksana,” ungkapnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas produksi dan perluasan akses pasar merupakan dua persoalan berbeda. Kelompok masyarakat yang sudah mampu meningkatkan hasil budidaya tetap membutuhkan jaringan pemasaran yang sesuai dengan kelembagaan dan kepentingan usaha masing-masing.

Di sisi lain, hasil pemantauan M4CR menunjukkan perkembangan cukup besar dari sisi produksi. Volume hasil budidaya kelompok binaan tercatat meningkat sekitar tiga hingga lima kali lipat dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Secara rata-rata, kenaikannya mencapai lima kali lipat.

Meski demikian, Nugroho mengingatkan agar capaian tersebut tidak langsung diterjemahkan sebagai peningkatan pendapatan masyarakat. Sebab, bertambahnya volume produksi belum tentu menghasilkan nilai penjualan yang lebih tinggi apabila terjadi perubahan harga komoditas.

“Peningkatan yang baru bisa kami lihat adalah dari sisi produksi, belum pada peningkatan nilai tambah dalam rupiah. Sebab, kenaikan produksi tidak selalu berbanding lurus dengan nilai pendapatan karena harga komoditas bisa berubah,” pungkasnya.

Previous Post

Tinjau SMA Negeri 3 Nunukan, Wagub Minta Kebutuhan Sekolah Segera Diusulkan

Next Post

Disdik Tarakan Ingatkan Sekolah Tak Bebas Jual LKS, Komite Diminta Ikut Mengawasi

Redaksi

Redaksi

Next Post

Disdik Tarakan Ingatkan Sekolah Tak Bebas Jual LKS, Komite Diminta Ikut Mengawasi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Mangrove Jadi Pelindung Tambak, Petambak Tana Tidung Mulai Rasakan Manfaat M4CR

4 November 2026

M4CR Tak Hanya Tanam Mangrove, 1.354 Warga Dilibatkan Kembangkan Usaha Pesisir

4 November 2026

Gubernur Minta Reforma Agraria Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

4 November 2026

IGA 2026, Pemprov Perkuat Komitmen Kembangkan Inovasi Daerah

4 November 2026

Recent News

Mangrove Jadi Pelindung Tambak, Petambak Tana Tidung Mulai Rasakan Manfaat M4CR

4 November 2026

M4CR Tak Hanya Tanam Mangrove, 1.354 Warga Dilibatkan Kembangkan Usaha Pesisir

4 November 2026

Gubernur Minta Reforma Agraria Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

4 November 2026

IGA 2026, Pemprov Perkuat Komitmen Kembangkan Inovasi Daerah

4 November 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com