SEBATIK – Pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).
Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat meninjau sejumlah lokasi pembangunan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kamis (5/11).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pembangunan untuk memastikan program yang dilaksanakan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peninjauan diawali dengan melihat kegiatan pematangan lahan untuk rehabilitasi Gereja Katolik Santo Yoseph yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selanjutnya, Wagub mengunjungi SMAN 1 Sebatik Tengah untuk meninjau pembangunan ruang kelas baru, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta ruang Bimbingan Konseling (BK) yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Wagub Ingkong mengatakan, kunjungan langsung ke lokasi pembangunan diperlukan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik.
“Melalui kunjungan langsung seperti ini, kita ingin melihat sejauh mana progres pembangunan di lapangan, sekaligus memastikan setiap program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain meninjau pembangunan fasilitas sekolah, Ingkong juga memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan, menghormati guru dan orang tua, serta menerapkan etika dan perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ia berpesan agar para pelajar menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti perkelahian, perundungan (bullying), pergaulan bebas, merokok, penyalahgunaan narkoba, dan konsumsi minuman keras.
Para siswa juga diminta bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, maupun konten yang tidak pantas.
“Disiplin harus dibiasakan sejak di bangku sekolah, mulai dari datang tepat waktu, mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran, hingga menghormati guru dan orang tua. Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, belajar dengan tekun, dan jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk menuntut ilmu,” pesan Wagub.
Ia turut mengajak para siswa, khususnya yang berada di kelas atas, untuk menjadi teladan bagi adik-adik kelasnya serta menjaga nama baik sekolah. Menurutnya, para pelajar perlu membiasakan diri untuk berpikir dewasa, berbicara dengan baik, dan bertindak positif.
“Jangan hanya ingin dihormati, tetapi belajarlah menghormati. Jangan hanya ingin sukses, tetapi berusahalah dengan sungguh-sungguh. Jangan hanya menjadi orang yang pintar, tetapi jadilah manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Usai mengunjungi SMAN 1 Sebatik Tengah, Wagub melanjutkan peninjauan ke SMKN 1 Sebatik Barat untuk melihat kegiatan revitalisasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Ingkong, pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Pulau Sebatik.
Melalui kunjungan tersebut, Pemprov Kaltara berupaya memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya memperhatikan kebutuhan infrastruktur dan fasilitas pendidikan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah perbatasan.
Selain pembangunan fisik, perhatian terhadap pembentukan karakter generasi muda juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di Kaltara.













