TANJUNG SELOR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengaktifkan kembali koperasi organisasi sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan anggota.
Langkah tersebut menjadi fokus dalam pertemuan rutin bulanan DWP Kaltara edisi keenam yang dikemas melalui seminar dan konsolidasi organisasi di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (5/11).
Kegiatan ini dihadiri Ketua DWP Kaltara, Hj. Sipta Meylina Denny Harianto, S.Psi., M.M., jajaran pengurus provinsi, serta pengurus dan anggota DWP dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Dalam sambutannya, Sipta Meylina mengatakan koperasi memiliki peran penting dalam membangun perekonomian anggota melalui prinsip kekeluargaan, gotong royong, dan kebersamaan.
Ia menjelaskan, koperasi di lingkungan DWP sebelumnya sempat mengalami kendala operasional. Karena itu, melalui pertemuan ini, pihaknya berupaya menghidupkan kembali koperasi dengan memperluas keanggotaan, tidak hanya bagi pengurus tingkat provinsi, tetapi juga seluruh unsur DWP di perangkat daerah.
“Koperasi bukan sekadar tempat bertransaksi, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan,” katanya.
Sipta Meylina berharap koperasi yang kembali diaktifkan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota melalui pengelolaan yang baik dan bertanggung jawab.
Sebagai bagian dari proses penguatan organisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan agenda Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus membentuk struktur kepengurusan koperasi yang baru.
Selain penguatan ekonomi, DWP Kaltara juga terus menjalankan program kerja yang menyentuh bidang pendidikan dan kesehatan.
Pada bidang pendidikan, DWP Kaltara melaksanakan program DWP Mengajar melalui kegiatan dongeng dan permainan edukatif bersama sekitar 100 anak didik di TK Pembina Tanjung Palas.
Sementara di bidang kesehatan, DWP Kaltara melaksanakan pemeriksaan deteksi dini penyakit, termasuk pemeriksaan HPV dan IVA untuk mendukung pencegahan kanker sejak dini. Organisasi ini juga memfasilitasi subsidi vaksin kanker serviks dengan harga khusus di bawah harga pasaran klinik bagi puluhan anggota yang telah mendaftar.
Sipta Meylina menegaskan bahwa penguatan program kerja DWP harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh anggota maupun masyarakat.
“Melalui program yang terarah dan berkelanjutan, kami berharap DWP tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi juga berperan dalam meningkatkan produktivitas, kesejahteraan keluarga, dan kehidupan masyarakat di Bumi Benuanta,” pungkasnya.












