TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026. Program ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan melalui Bidang PKS Seksi Sarana dan Prasarana menggelar Rapat Koordinasi Tahap Awal Kegiatan Pembangunan dan Rehabilitasi Sekolah Program Revitalisasi SD Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha.
Tamrin Toha mengatakan rapat koordinasi menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat sebelum pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi sekolah dimulai.
“Program revitalisasi ini merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan dan rehabilitasi berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, tepat mutu, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta didik maupun tenaga pendidik,” ujarnya.
Menurutnya, tersedianya fasilitas pendidikan yang layak akan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat untuk mengedepankan koordinasi, transparansi, dan akuntabilitas selama pelaksanaan pekerjaan agar hasil pembangunan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Melalui revitalisasi sekolah ini kami berharap peserta didik dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, kualitas layanan pendidikan di Kota Tarakan juga akan semakin meningkat,” katanya.
Disdik Tarakan berharap Program Revitalisasi SD Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul di Kota Tarakan.













