TARAKAN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Tarakan terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik berjalan sesuai ketentuan, transparan, objektif, dan akuntabel.
Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) SPMB 2026 di SMP Negeri 2 Tarakan. Kegiatan tersebut didampingi Dinas Pendidikan Kota Tarakan melalui Kepala Seksi SMP Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar.
Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan SPMB di lapangan, mulai dari proses pendaftaran, verifikasi berkas, hingga mekanisme seleksi yang diterapkan oleh sekolah. Selain itu, tim juga melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pelaksanaan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai petunjuk teknis.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, mengatakan monitoring dan evaluasi dari Direktorat SMP menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan SPMB di daerah.
“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini kami dapat memastikan seluruh proses SPMB berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan sehingga masyarakat memperoleh layanan penerimaan murid baru yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan SPMB pada tahun-tahun mendatang.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SMP Kemendikdasmen atas pendampingan yang diberikan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mewujudkan pelaksanaan SPMB yang semakin baik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Tarakan,” tutupnya.













