TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Salah satunya melalui sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) yang digelar di Kecamatan Tarakan Timur sebagai langkah mempercepat penerapan sekolah yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Seksi (Kasi) PAUD Dinas Pendidikan Kota Tarakan bersama para kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan di wilayah Tarakan Timur. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman satuan pendidikan mengenai konsep Sekolah Ramah Anak serta implementasinya di lingkungan sekolah.
Melalui program tersebut, sekolah didorong menciptakan budaya belajar yang menghormati hak-hak anak, memberikan rasa aman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Selain itu, seluruh warga sekolah diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah terjadinya perundungan maupun berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.
Dinas Pendidikan Kota Tarakan menegaskan penerapan Sekolah Ramah Anak menjadi bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif, sehat, aman, dan nyaman sehingga seluruh peserta didik dapat belajar secara optimal.













