TARAKAN – SMP Negeri 7 Tarakan melaksanakan serangkaian asesmen bagi seluruh murid pada Jumat (17/7). Kegiatan ini dibagi menjadi dua kategori utama untuk memetakan potensi akademik, sosial-emosional, minat bakat, serta kemampuan keagamaan peserta didik.
Kepala SMP Negeri 7 Tarakan, Budi Setyaning, mengatakan asesmen bagi murid kelas VII merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Melalui asesmen literasi-numerasi, minat bakat, dan sosial-emosional berbasis Android, sekolah ingin mengetahui kondisi awal, potensi, serta kebutuhan belajar setiap murid baru.
Sementara itu, murid kelas VIII dan IX mengikuti kegiatan keagamaan sesuai agama masing-masing. Murid beragama Islam menjalani Asesmen Kemampuan Mengaji dengan membawa Al-Qur’an atau Iqra’ dari rumah. Adapun murid beragama Kristen dan Katolik mengikuti ibadah bersama yang didampingi guru agama masing-masing.
Menurut Budi, untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung, sekolah menerapkan aturan penggunaan gawai. Seluruh murid kelas VII diwajibkan menitipkan telepon seluler kepada wali kelas saat tiba di sekolah dan hanya diperbolehkan menggunakannya ketika asesmen berbasis Android dilaksanakan.
Ia berharap hasil asesmen tersebut dapat menjadi dasar bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan, karakter, serta kebutuhan masing-masing murid sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif.













