TARAKAN – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai diramaikan melalui kegiatan olahraga masyarakat. Sekitar 600 peserta ambil bagian dalam Run Night Slipi dengan jarak tempuh 7,5 kilometer yang digelar di kawasan Gunung Slipi, Kota Tarakan, Jumat (7/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah bagi masyarakat dan pemuda untuk mengisi momentum kemerdekaan melalui aktivitas positif sekaligus memperkuat kebersamaan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Bustan, S.E., M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama istri. Run Night Slipi dilepas langsung Gubernur Kaltara dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Para peserta menempuh rute sepanjang 7,5 kilometer dengan melewati kawasan Gunung Slipi, gunung, rawa hingga persawahan sebelum mencapai garis finis di kawasan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung I, Kota Tarakan.
Selain olahraga, kegiatan tersebut juga diisi dengan momentum kebangsaan. Saat peserta memasuki kilometer ketiga, Gubernur Kaltara memimpin Ikrar Pemuda Indonesia yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta.
Bustan mengatakan, kehadiran Dispora Kaltara dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan olahraga masyarakat. Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi sarana untuk menggerakkan pemuda agar lebih aktif dalam kegiatan positif.
“Olahraga harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya untuk sehat, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat generasi muda,” kata Bustan.
Ia menilai kegiatan seperti Run Night Slipi menunjukkan bahwa olahraga masyarakat dapat dikemas secara kreatif dan menarik sehingga mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda.
Semangat olahraga, lanjutnya, juga sejalan dengan upaya mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kegiatan olahraga yang melibatkan pemuda dinilai memiliki nilai lebih karena tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga membangun interaksi dan kebersamaan.
Run Night Slipi sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung. Semangat kemerdekaan tidak sekadar dikenang melalui seremoni, tetapi diwujudkan dengan kegiatan positif yang mendorong masyarakat untuk bergerak dan berkontribusi. “Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi diisi dengan gerak, kebersamaan, dan kontribusi nyata,” tuntasnya.












