TARAKAN – Arus investasi yang masuk ke Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya diukur dari besarnya modal yang ditanamkan maupun pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan. Lebih dari itu, keberadaan investasi diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si., saat menjadi narasumber pada kegiatan Diseminasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Tarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tarakan, Rabu (5/8/2026).
Mengusung tema “Investasi Masuk, SDM Lokal Naik Kelas”, Bustan menekankan pentingnya memastikan masuknya investasi di Kaltara berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.
Menurutnya, investasi seharusnya tidak hanya menghadirkan aktivitas ekonomi dan lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan daya saing.
“Investasi di Kaltara tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus meninggalkan warisan berupa SDM lokal yang unggul, kompeten, dan berdaya saing,” kata Bustan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyiapkan SDM yang mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.
Bustan mendorong adanya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi serta berbagai pemangku kepentingan untuk merancang program peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan investasi di Kaltara.
“Investasi harus diiringi peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan ekonomi Kaltara. Terlebih, daerah ini memiliki berbagai potensi investasi yang membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan sesuai kebutuhan industri.
Karena itu, keberadaan investasi harus menjadi momentum untuk mendorong masyarakat lokal agar tidak hanya menjadi penerima dampak ekonomi, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam berbagai sektor yang berkembang.
Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Kaltara melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si. Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi dan organisasi profesi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Bustan berharap kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat diterjemahkan dalam program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kaltara.
Dengan demikian, investasi yang masuk ke Kaltara tidak hanya meninggalkan nilai ekonomi, tetapi juga warisan berupa SDM lokal yang semakin berkualitas dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.













