TARAKAN – Partai NasDem Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029. Evaluasi terhadap hasil Pemilu 2024 menjadi pijakan untuk memperkuat kembali mesin politik partai, khususnya mengembalikan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang sebelumnya berhasil diraih pada Pemilu 2019.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan, persiapan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Waktu yang tersisa harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kerja politik kader di seluruh wilayah Kaltara.
Hal tersebut disampaikan Saan dalam konsolidasi Partai NasDem se-Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Jumat (28/8/2026) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Hermawi Fransiskus Taslim, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kaltara Supa’ad Hadianto, Wakil Bupati Malinau Jakaria, serta jajaran kader dan anggota DPRD NasDem dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Sekarang kita sudah bulan Agustus, bahkan bulan September. Kalau kita hitung dari Pemilu 2024 menuju Pemilu 2029, tersisa sekitar 2,5 tahun lagi. Ini menjadi hal yang sangat penting yang harus kita persiapkan secara maksimal,” kata Saan.
Menurutnya, Kaltara merupakan daerah pemilihan (dapil) yang memiliki tingkat persaingan cukup tinggi. Dengan hanya tiga kursi DPR RI yang diperebutkan, setiap partai harus bekerja keras untuk mendapatkan dukungan pemilih.
Meski demikian, Saan menilai NasDem memiliki modal pengalaman. Pada Pemilu 2019, partai tersebut berhasil menempatkan wakil dari Kaltara di DPR RI.
“Dapil dengan alokasi tiga kursi bukan dapil yang mudah, bukan dapil yang gampang. Tapi sejak NasDem berdiri, kita sudah tiga kali pemilu dan Kaltara juga punya rekam elektoral yang tidak jelek,” ujarnya.
Hasil Pemilu 2024 yang membuat NasDem kehilangan kursi DPR RI, lanjut Saan, harus menjadi bahan evaluasi. Kekalahan tersebut tidak boleh membuat kader kehilangan semangat untuk kembali bertarung pada pemilu berikutnya.
“Bagaimana kita ke depan, selain mempertahankan apa yang sudah kita dapatkan, kita juga berusaha kembali memastikan kursi DPR RI yang kita dapatkan pada 2019 dan hilang di 2024 bisa kita dapatkan kembali pada 2029,” tegasnya.
Di tingkat provinsi, NasDem juga ditargetkan mampu memperbesar perolehan kursi DPRD Kaltara. Dari dua kursi yang dimiliki saat ini, Saan mendorong agar jumlah tersebut dapat ditingkatkan menjadi sedikitnya empat kursi pada Pemilu 2029.
Penambahan kursi tersebut dinilai penting agar NasDem dapat membentuk fraksi sendiri di DPRD Provinsi Kaltara. Saat ini, NasDem masih berada dalam fraksi gabungan karena belum memiliki jumlah kursi yang mencukupi.
“Di 2029, kita harus bisa memastikan perolehan kursi DPRD provinsi minimal menjadi fraksi sendiri. Kita harus menjadi fraksi sendiri, itu yang paling penting,” lanjutnya.
Saan menyebut, kekuatan NasDem di sejumlah kabupaten/kota juga perlu terus dikembangkan. Saat ini, Nunukan dan Malinau disebut sebagai daerah yang memungkinkan NasDem membentuk fraksi sendiri.
Untuk mencapai target tersebut, Saan meminta kader tidak hanya bergantung pada kekuatan struktur maupun sumber daya partai. Menurutnya, faktor yang lebih menentukan adalah kemauan dan keyakinan kader untuk terus bergerak.
“Kalau kita memiliki keyakinan yang kuat, optimisme, semangat, motivasi, kemauan, dan tekad yang kuat, itu yang akan mendorong kita melakukan upaya-upaya pergerakan,” katanya.
Ia mengakui persaingan politik di Kaltara tidak mudah. Namun, kondisi tersebut justru harus menjadi dorongan bagi kader untuk meningkatkan kerja politik dan mencari strategi yang lebih efektif.
“Sulit bukan berarti mustahil. Itu adalah tanda bahwa kita harus bekerja lebih keras lagi dibandingkan kerja-kerja kita sebelumnya,” ujarnya.
Saan meminta seluruh kader mulai membangun optimisme sejak sekarang. Menurutnya, keyakinan menjadi modal awal sebelum partai menjalankan strategi pemenangan secara lebih konkret.
“Yang pertama yang harus saya tanamkan dan sampaikan kepada kakak-kakak semua dalam rangka menuju 2029, kita harus pastikan dulu pada diri kita semua tentang optimisme, tentang keyakinan. Kita harus optimis, harus yakin,” tegasnya.
Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya NasDem Kaltara memanaskan mesin partai lebih awal. Penguatan struktur, peningkatan perolehan kursi legislatif dan perebutan kembali kursi DPR RI menjadi target yang mulai dikerjakan menuju Pemilu 2029.













