TARAKAN – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Tarakan Tengah memperkuat organisasi melalui Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar Rabu (12/8/2026) di Aula SMP Negeri 1 Tarakan. Forum tersebut diikuti perwakilan Gugus Depan (Gudep) se-Kecamatan Tarakan Tengah untuk mengevaluasi program sekaligus menentukan arah kepengurusan periode berikutnya.
Musran akhirnya menetapkan Kak Wawan Agus Sujarwo, S.E., sebagai Ketua Kwarran Tarakan Tengah Masa Bakti 2026–2029. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu membawa gerakan Pramuka di tingkat ranting semakin aktif dan dekat dengan kebutuhan generasi muda.
Dalam musyawarah, pembahasan tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepengurusan. Perwakilan Gudep juga menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya serta menyampaikan harapan terhadap program kepramukaan yang akan dijalankan selama periode kepengurusan baru.
“Musyawarah ini menjadi momentum bagi kita untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan sekaligus menyusun langkah ke depan. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh Gudep bisa tetap bersinergi,” ujar salah satu perwakilan dalam kegiatan tersebut.
Terpilihnya Wawan Agus Sujarwo diharapkan memberikan energi baru bagi Kwarran Tarakan Tengah. Kepengurusan baru dituntut tidak hanya menjalankan agenda organisasi, tetapi juga memperkuat pembinaan anggota Pramuka di masing-masing Gudep.
“Kita ingin kegiatan Pramuka semakin aktif dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak. Pramuka bukan hanya soal kegiatan di lapangan, tetapi juga bagaimana membentuk karakter dan kemandirian,” ungkapnya.
Menurutnya, koordinasi antara Kwarran dan Gudep menjadi salah satu kunci agar pembinaan dapat berjalan berkelanjutan. Karena itu, komunikasi dan kebersamaan antarunsur Gerakan Pramuka perlu terus diperkuat.
“Semangatnya adalah kebersamaan. Kita ingin semua Gudep merasa menjadi bagian dari Kwarran dan bersama-sama membangun Gerakan Pramuka di Tarakan Tengah,” katanya.
Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan, anggota Pramuka didorong memiliki sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Kepengurusan Kwarran Tarakan Tengah Masa Bakti 2026–2029 diharapkan mampu menghadirkan program yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan generasi muda. Kegiatan kepramukaan juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang pendidikan karakter yang konsisten.
“Harapannya tentu Pramuka di Tarakan Tengah semakin maju, semakin solid dan bisa mencetak generasi muda yang berkarakter, berjiwa Pancasila, mandiri serta peduli kepada sesama,” pungkasnya.













