TARAKAN – Bagi kelompok nelayan yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas melaut, kondisi mesin menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan kelancaran pekerjaan. Mesin yang telah digunakan dalam waktu lama tentu membutuhkan perawatan hingga akhirnya harus diganti ketika tidak lagi optimal.
Kondisi tersebut dirasakan Kelompok Nelayan Pesisir Indah. Kelompok yang beranggotakan 10 nelayan itu akhirnya mendapatkan bantuan mesin setelah proses pengajuan yang diperjuangkan sekitar satu tahun.
Ketua Kelompok Nelayan Pesisir Indah Nanda mengatakan, bantuan mesin tersebut sangat membantu karena mesin yang sebelumnya digunakan kelompoknya sudah cukup lama.

“Bantuan mesin ini sangat membantu karena mesin yang sebelumnya kami gunakan sudah lama dan memang perlu diganti,” katanya, Kamis (24/9).
Kelompok Nelayan Pesisir Indah selama ini menjalankan aktivitas sebagai nelayan kelong. Wilayah penangkapan mereka berada di sekitar Bulungan.
Aktivitas tersebut menghasilkan berbagai jenis tangkapan. Mulai dari udang, kepiting hingga ikan menjadi hasil yang biasa diperoleh para anggota kelompok.
Dengan mesin yang baru diterima, Nanda berharap aktivitas penangkapan dapat berjalan lebih baik. Sarana tersebut diharapkan membantu nelayan menjalankan aktivitas melaut tanpa terlalu bergantung pada mesin lama.
Nanda menjelaskan, mesin yang diterima merupakan mesin dompeng dengan nilai sekitar Rp7 juta. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk mesin.
“Mesin yang kami terima ini mesin dompeng, memang bantuannya berupa mesin,” jelasnya.
Bagi kelompoknya, bantuan kali ini bukan merupakan bantuan pertama. Kelompok Nelayan Pesisir Indah sebelumnya juga pernah mendapatkan bantuan mesin.
Meski demikian, kebutuhan terhadap sarana produksi tetap menjadi perhatian karena mesin merupakan peralatan utama dalam aktivitas penangkapan.
Nanda menyebut proses mendapatkan bantuan kali ini telah diperjuangkan sekitar satu tahun. Ia berharap dukungan terhadap kelompok nelayan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
“Ini bantuan kedua yang diterima kelompok kami. Mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelompoknya memiliki 10 anggota yang seluruhnya bergantung pada aktivitas perikanan tangkap.
Dengan adanya mesin baru, kelompok berharap aktivitas melaut dapat semakin menunjang hasil tangkapan dan pendapatan anggota.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi tambahan sarana produksi bagi nelayan di wilayah pesisir Tarakan. Bagi kelompok penerima, dukungan semacam ini diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan aktivitas melaut sekaligus memperkuat ekonomi keluarga nelayan.













