Rabu, September 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online
HeadlineKU
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini
No Result
View All Result
HeadlineKU
No Result
View All Result
Home Dinas Pendidikan

Bahasa Tidung Kekurangan Guru, Disdik Tarakan Andalkan Penutur Asli

Redaksi by Redaksi
8 September 2026
in Dinas Pendidikan, Disdik Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Upaya mempertahankan bahasa Tidung di lingkungan pendidikan Kota Tarakan masih menghadapi persoalan keterbatasan tenaga pengajar. Meski bahasa daerah tetap diajarkan sebagai muatan lokal pada jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), pelaksanaannya belum sepenuhnya ditopang guru yang memiliki latar belakang pendidikan khusus bahasa daerah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan Tamrin Toha mengatakan, kondisi tersebut membuat sekolah selama ini lebih banyak mengandalkan guru yang memang merupakan penutur asli bahasa Tidung. Menurutnya, belum banyak tenaga pendidik yang secara khusus memiliki kualifikasi akademik di bidang bahasa daerah.

“Cuma memang kendalanya kita masih memanfaatkan guru-guru yang penutur asli. Karena kan tidak ada guru yang memang spesial mendapatkan ijazah bahasa daerah, misalnya seperti di Jawa,” ungkapnya, Minggu (6/9).

Menurut Tamrin, keterbatasan tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika kebutuhan guru bahasa Tidung harus dipenuhi melalui mekanisme rekrutmen. Terlebih, pengadaan tenaga pendidik juga harus menyesuaikan formasi dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, ia menilai keberadaan program studi bahasa daerah di perguruan tinggi dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang. Dengan adanya pendidikan khusus tersebut, kebutuhan tenaga pengajar bahasa daerah dapat dipenuhi oleh lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus memahami karakter bahasa yang diajarkan.

“Mungkin penting juga ke depannya ada jurusan di perguruan tinggi yang menyediakan program pembelajaran bahasa tradisional. Karena ketersediaan guru yang memiliki kompetensi ini masih jarang,” ujarnya.

Di sisi lain, Disdik Tarakan juga tengah mempersiapkan pembelajaran bahasa Inggris yang direncanakan mulai diberikan kepada siswa kelas III SD pada tahun depan. Berbeda dengan bahasa Tidung yang selama ini mengandalkan penutur asli, guru untuk pembelajaran bahasa Inggris mulai dipersiapkan melalui bimbingan teknis (bimtek).

“Sehingganya mulai tahun ini itu sudah mulai dibimtek,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SD Utama 2 Tarakan Maksum menilai pembelajaran bahasa asing maupun bahasa daerah tidak akan maksimal apabila siswa hanya menerima materi secara teori. Menurutnya, praktik penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting agar kemampuan siswa tidak berhenti pada hafalan.

“Tidak seberapa signifikan perkembangannya karena tidak ada prakteknya. Paling hanya menghafal, setelah itu lupa lagi karena tidak dipakai,” pungkasnya.

Previous Post

Guru Bahasa Asing Jadi Tantangan Disdik Tarakan

Next Post

37 Pelaku Usaha Tambang Kaltara Belum Berizin

Redaksi

Redaksi

Next Post

37 Pelaku Usaha Tambang Kaltara Belum Berizin

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

25 Juli 2023

Akibat Kecanduan Narkoba, IRT Rela Disetubuhi Pengedar

17 November 2021

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

1 Agustus 2023

Niat Cari Rumput, Warga Kelurahan Karang Harapan Temukan Mayat Pria Di sungai

14 Juni 2021

Bantuan Listrik Gratis, Wujud Keadilan Energi di Kaltara

3782

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

3554

Insentif Guru dan Tenaga Kependidikan Disalurkan Bulan Depan

3388

Pembangunan SUTET Masuk Tahap Konsultasi Publik

3381

Kaltara Kejar Elektrifikasi 60 Desa dalam Tiga Tahun

1 September 2026

Kaltara Bidik Peran Sebagai Pemasok Energi Kalimantan

1 September 2026

Disdik Pantau Kualitas Udara, Sekolah Belum Diliburkan

1 September 2026

GSI Kaltara Bergulir, Tarakan Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

1 September 2026

Recent News

Kaltara Kejar Elektrifikasi 60 Desa dalam Tiga Tahun

1 September 2026

Kaltara Bidik Peran Sebagai Pemasok Energi Kalimantan

1 September 2026

Disdik Pantau Kualitas Udara, Sekolah Belum Diliburkan

1 September 2026

GSI Kaltara Bergulir, Tarakan Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

1 September 2026
HeadlineKU

© 2024 - Headlineku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • TV Online

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
    • Opini

© 2024 - Headlineku.com