TARAKAN – Keluhan mengenai pelayanan pendidikan di sekolah dapat disampaikan langsung masyarakat kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan. Berbagai persoalan yang dialami siswa maupun orang tua bisa dilaporkan melalui sejumlah kanal komunikasi yang telah disediakan, termasuk media sosial.
Saluran pengaduan tersebut menjadi salah satu cara bagi Disdik untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah. Sebab, tidak semua permasalahan dapat terpantau langsung oleh dinas tanpa adanya informasi dari masyarakat.
Sekretaris Disdik Kota Tarakan Irmina Rini Sulistyawati, S.IP., mengatakan, laporan dapat disampaikan melalui situs resmi dinas maupun media sosial. Setiap aduan yang masuk akan diteruskan kepada bidang sesuai dengan jenis persoalan yang dilaporkan.
“Kalau ada laporan yang masuk, biasanya kami langsung meneruskannya kepada bidang terkait. Misalnya, kalau persoalannya berkaitan dengan pendidikan dasar, laporan itu kami sampaikan ke bagian yang menangani bidang tersebut,” jelasnya.
Irmina mengatakan, pihaknya berupaya memberikan respons terhadap laporan yang masuk pada hari yang sama. Selanjutnya, bidang terkait melakukan penelusuran berdasarkan informasi yang disampaikan pelapor.
Untuk memudahkan proses tersebut, masyarakat diharapkan mencantumkan sekolah yang berkaitan dengan aduan. Identitas sekolah diperlukan agar dinas dapat mengetahui lokasi persoalan dan menentukan langkah pemeriksaan.
“Kami perlu mengetahui sekolah mana yang dilaporkan supaya bisa kami teruskan dan tindak lanjuti. Kalau informasinya sudah jelas, bidang terkait dapat memeriksa persoalan tersebut,” ungkapnya.
Tidak hanya laporan melalui kanal resmi, informasi yang disampaikan warga di media sosial juga menjadi perhatian Disdik. Apabila informasi yang beredar memuat persoalan pendidikan yang dapat ditelusuri, dinas dapat meneruskannya kepada bidang terkait untuk dikomunikasikan dengan sekolah.
Menurut Irmina, partisipasi masyarakat diperlukan agar persoalan pendidikan dapat segera diketahui. Ia pun mengajak orang tua siswa maupun warga untuk memanfaatkan saluran pengaduan yang tersedia apabila menemukan masalah dalam pelayanan pendidikan.
“Silakan masyarakat menyampaikan laporan jika ada persoalan terkait layanan pendidikan. Kami akan meneruskannya kepada bidang yang menangani agar informasi tersebut bisa diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai permasalahannya,” tutupnya.













