TARAKAN – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai memasuki sejumlah tahapan teknis. Namun, dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara masih belum dapat digunakan karena dana yang dialokasikan melalui APBD Perubahan 2026 masih menunggu hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Total anggaran sebesar Rp3,5 miliar telah disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan Porprov. Dana tersebut dialokasikan untuk dua kebutuhan, yakni Rp3 miliar bagi Panitia Besar (PB) Porprov dan Rp500 juta untuk operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara.
Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Muhammad Husni, mengatakan proses pencairan anggaran diperkirakan baru dapat dilakukan pada pertengahan November mendatang, setelah tahapan evaluasi selesai.
“Anggaran tersebut belum cair karena saat ini masih dalam APBD Perubahan dan tahap evaluasi di Kemendagri. Diperkirakan pencairan dana dapat dilakukan pada pertengahan November mendatang,” ujarnya di Tarakan, Kamis (29/10/2026).
Meski anggaran belum tersedia, Husni memastikan persiapan penyelenggaraan tetap berjalan. Dispora bersama KONI telah melakukan sejumlah tahapan, mulai dari pembentukan Tim Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasra), pelaksanaan rapat Technical Delegated Meeting (TDM), hingga peninjauan venue pertandingan.
Menurutnya, Dispora memiliki tanggung jawab mengawal penggunaan anggaran hibah yang bersumber dari APBD Provinsi. Pengawasan dilakukan bersama KONI, termasuk terhadap penyaluran dana dari pemerintah daerah kepada KONI hingga diteruskan kepada PB Porprov.
“Kami dari Dispora bertugas mengawal dan mengevaluasi anggaran hibah dari APBD Provinsi yang disalurkan ke KONI, kemudian dilanjutkan ke PB Porprov. Pengawasan tetap dilakukan bersama KONI agar seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur,” jelasnya.
Di luar dukungan anggaran provinsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau juga menyiapkan dana sekitar Rp10 miliar untuk menunjang pelaksanaan Porprov. Dukungan tersebut menjadi salah satu komponen pembiayaan dalam mempersiapkan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dispora Kaltara berharap proses evaluasi APBD Perubahan segera rampung sehingga anggaran yang telah dialokasikan dapat dicairkan dan mendukung kebutuhan penyelenggaraan Porprov.













