TANJUNG SELOR – Fraksi Gerindra DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan keberhasilan pembangunan daerah harus diukur dari menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran, bukan hanya berdasarkan capaian administrasi maupun besarnya realisasi anggaran.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara Yancong mengatakan, program pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Menurutnya, pemerintah juga perlu memperkuat program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat memiliki kemampuan meningkatkan taraf hidup secara mandiri.
“Upaya pengentasan kemiskinan harus dibarengi peningkatan produktivitas masyarakat melalui pelatihan keterampilan, akses pembiayaan usaha, pengembangan koperasi dan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan,” katanya.
Selain itu, Fraksi Gerindra meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap upaya menurunkan angka pengangguran melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, serta perguruan tinggi.
Yancong menilai sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
“Pembangunan ekonomi tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi harus mampu sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Semua harus berbanding lurus,” tegasnya.












